- Dalam "Bawah Sadar" setiap manusia itu terdapat fitrah kodrat keinginan tentang hal - hal yang baik untuk dirinya.
- Segala "gejala sebab permukaan" tentang pencarian identitas diri, pemberontakan atas suatu keadaan, pamer kerusakan untuk maksud agar orang lain kasihan, mogok makan, sikap bunuh diri, dsb. yang seakan - akan adalah 'sebagian penyebab - penyebab dan pendorong orang bernarkoba' sebenarnyalah hanya merupakan sebab - sebab yang tampak dipermukaan saja. Akan tetapi sesuatu yang berada dibawah sadar manusia adalah merupakan "Pohon Sebab Hakekatnya".
- Bahwa 100% orang - orang yang bernarkoba (baik para pecandu maupun pengguna) sebelum bernarkoba semuanya sudah tahu / mengerti bahwa narkoba itu dibenci Tuhan, dihukum berat, dan berbahaya bagi tubuh dan dapat berakibat kematian. Sehingga Penyuluhan, Penerangan, dan Pemberitahuan tentang narkoba hanyalah pekerjaan pemberitahuan atas hal yang mereka sudah tahu hafal faseh belaka.
Dari ketiga hasil penemuan tersebut akhirnya Dewan Pendiri menyimpulkan bahwa yang dibutuhkan adalah suatu "METODE" yang dapat mengolah bawah sadar manusia agar fitrah ingin berbuat baik itu dapat tumbuh menjadi "Power Tindakan" dan agar segala sebab - sebab pendorong orang bernarkoba itu patah sebelum dikerjakan dan sebelum difikirkan. Dan dari kesimpulan tersebut Dewan Pendiri mengemas suatu "METODE " psycologi terapan sugesti yang dinamai "Program Pengkondisian Mental Handal Anti Narkoba".